Dekoder TV pintar: apa itu, jenisnya, cara memilih
- 12.03.2025
Dekoder Smart TV memberikan TV biasa banyak kemampuan komputer. Anda dapat mengakses Internet melalui browser, menggunakan jejaring sosial dan aplikasi, bermain game komputer. Pada saat yang sama, fungsi dasar TV tetap ada dan saluran yang lebih menarik tersedia. Mari pertimbangkan jenis dekoder Smart TV dan tip untuk memilih.
Jenis Smart TV
Set-top box Smart TV bekerja pada dua jenis sistem operasi: Windows dan Android. Pengguna komputer yang aktif akan merasa nyaman bekerja dengan dekoder di Windows dan menjalankan banyak program yang ada di komputer. Antarmuka Android pada dekoder Smart TV lebih nyaman dan sederhana. Ini adalah sistem operasi yang akrab bagi banyak orang, sama seperti pada smartphone. Ada juga Smart TV berbasis iOS. Mereka hanya cocok untuk peralatan Apple. Tetapi hampir semua konten dalam sistem akan berbayar.
Set-top box Smart TV dibuat dalam bentuk seperti ini:
- Set-top box flash menyerupai flash drive biasa. Ukurannya sangat kecil, dilengkapi dengan port USB dan adaptor wi-fi. Dekoder flash hanya cocok untuk model TV baru. Keuntungannya adalah kekompakan dan biaya rendah.
- Smart TV dalam bentuk kotak memiliki ukuran yang mirip dengan router wi-fi. Mereka memiliki lebih banyak fitur dan fungsionalitas daripada dekoder flash.
Bagaimana memilih dekoder Smart TV
Perhatikan kriteria tersebut:
- Jenis sistem operasi Smart TV memengaruhi fungsionalitas apa yang tersedia dan bagaimana tampilan antarmukanya. Set-top box Windows, memberikan lebih banyak kesempatan untuk menggunakan TV sebagai komputer, mengaktifkan keyboard virtual. Set-top box Android nyaman digunakan, karena sistemnya sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar pengguna smartphone. Ada sistem Android dengan browser Google Chrome bawaan.
- Jumlah RAM mempengaruhi kecepatan program. Jika dekoder Smart TV pada sistem operasi Android, 2 atau 3 GB sudah cukup. Untuk sistem Windows, Anda memerlukan 4 atau 6 GB. Memori penyimpanan data internal dari dekoder Smart TV di Android tidak kurang dari 6 GB, dan di Windows dari 8 GB.
- Penting agar dekoder SmartTV mendukung berbagai format video dan gambar.
- Resolusi dekoder Smart harus sesuai dengan kemampuan TV. Jika dekoder memutar video Full HD dan TV hanya HD, kualitas gambar akan sama dengan TV.
SmartTV sering kali dibuat dalam bentuk kotak ringkas dengan port di bodinya. Mereka memiliki desain yang tersembunyi. Jika Anda harus sering membawa dekoder, membawanya di sekitar apartemen, lebih baik memilih perangkat dengan berat tidak lebih dari 500g.
Set-top box Smart TV dipilih tergantung pada tujuan penggunaannya. Model game harus memiliki lebih banyak RAM dan lebih banyak ruang penyimpanan. Set-top box Smart TV modern memiliki semua fungsionalitas yang diperlukan untuk bekerja dengan jejaring sosial, dokumen, presentasi. Perangkat ini dapat disinkronkan dengan smartphone dan tablet, dengan kamera untuk mengirim file. Flash drive dapat disambungkan ke sana.
Memilih dekoder Smart TV, Anda dapat membaca ulasan di Internet tentang model tertentu. Ini akan membantu Anda mempelajari kemampuan, kelebihan dan kekurangannya, dan memilih gadget yang tepat.