Lensa toric: apa itu lensa toric, perbedaannya dengan lensa biasa, jenis dan fiturnya
- 09.04.2025
Ketika seseorang mengalami astigmatisme, penglihatannya menjadi kabur karena bentuk kornea mata yang tidak beraturan. Untuk kasus seperti ini, ada lensa khusus yang disebut lensa toric. Lensa ini mengoreksi penglihatan. Mari kita pertimbangkan fitur lensa toric, apa saja kekhasannya.
Apa itu lensa toric
Lensa toric adalah lensa kontak yang dirancang khusus untuk penderita astigmatisme. Tidak seperti lensa biasa, yang memiliki kelengkungan yang sama di seluruh permukaan, lensa toric memiliki kekuatan optik yang bervariasi ke berbagai arah.
Lensa toric berbeda dari lensa sferis standar karena lensa ini dapat mengoreksi distorsi yang disebabkan oleh astigmatisma. Lensa konvensional membantu jika seseorang tidak dapat melihat dengan baik pada jarak dekat atau jauh, tetapi tidak dapat mengatasi astigmatisma.
Lensa toric harus pas pada mata untuk mengoreksi penglihatan dengan baik. Agar tidak bergerak, lensa ini memiliki desain khusus:
- Menahan bagian bawah lensa.
- Desain khusus yang menahan lensa pada posisinya.
Lensa toric terbuat dari bahan berikut ini:
- Hidrogel adalah bahan lembut dan tahan lembap yang mengandung air. Bahan ini membuat lensa menjadi lembut dan nyaman di mata. Lensa hidrogel cocok untuk mereka yang tidak memakainya terlalu lama di siang hari.
- Silikon hidrogel adalah bahan yang lebih baru yang mengandung silikon selain air. Silikon membuat lensa lebih mudah bernapas, yang berarti oksigen mengalir lebih baik. Hal ini sangat penting jika lensa harus dipakai sepanjang hari.
- Polimer yang dapat ditembus gas adalah bahan yang digunakan untuk membuat lensa toric yang kaku. Lensa ini tidak mengandung air, tetapi sangat baik untuk memungkinkan oksigen melewatinya. Lensa kaku mungkin lebih nyaman bagi sebagian orang dengan astigmatisma karena memberikan penglihatan yang lebih jelas.
Masing-masing bahan ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Pilihannya tergantung pada berapa lama seseorang berencana untuk memakai lensa, seberapa sensitif mata mereka, dan berapa banyak oksigen yang dibutuhkan mata mereka. Oleh karena itu, sebelum memilih lensa toric, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mata yang akan membantu memilih lensa yang tepat.
Jenis-jenis lensa toric
Jenis utama lensa toric adalah:
- Lensa toric lunak bersifat elastis dan fleksibel, dan kebanyakan orang memilih lensa ini untuk penggunaan sehari-hari. Lensa ini sangat cocok untuk astigmatisme tingkat ringan hingga sedang.
- Lensa permeabel gas yang kaku lebih keras dan lebih kecil daripada lensa lunak. Lensa keras dapat mempertahankan bentuknya dengan lebih baik, sehingga menghasilkan penglihatan yang lebih jelas untuk astigmatisma yang sulit.
- Lensa toric harian dirancang untuk sekali pakai. Lensa ini dipasang di pagi hari dan dilepas di malam hari, setelah itu dibuang. Lensa ini nyaman karena tidak memerlukan perawatan.
- Lensa jangka panjang dapat disimpan selama beberapa hari dan malam. Tetapi lensa semacam itu memerlukan perawatan khusus dan konsultasi rutin dengan dokter.
- Lensa pengganti terjadwal diganti setiap dua minggu atau sebulan sekali. Lensa ini bagus karena risiko penumpukan endapan lebih kecil, sehingga kecil kemungkinan terjadinya iritasi atau infeksi.
Lensa toric adalah solusi yang baik untuk penderita astigmatisma yang ingin melihat dunia dengan jelas dan tanpa distorsi. Penting untuk memasangnya dengan benar dan merawatnya secara teratur.