Jenis dan fitur quadcopter, yang mana yang harus dipilih dan untuk apa
- 22.03.2023
Quadcopter adalah kendaraan udara tak berawak. Ada berbagai modifikasi drone. Quadcopter digunakan untuk hiburan, kompetisi, atau pekerjaan profesional. Pertimbangkan jenis utama drone dan beberapa tips untuk memilih.
Jenis dan fitur quadcopter
Quadcopter istimewa karena memiliki empat baling-baling. Dua baling-baling bergerak searah jarum jam dan dua baling-baling bergerak berlawanan arah jarum jam. Hal ini meningkatkan kecepatan dan kemampuan manuver.
Jenis-jenis quadcopter:
- Model perangkat sederhana untuk pemula dengan jangkauan hingga 100 m, dengan otonomi rendah tanpa pengisian ulang - hingga 10 menit. Hanya fungsi dasar yang tersedia - tidak ada stabilisasi, tidak ada GPS, tidak ada kamera resolusi tinggi.
- Quadcopter universal terbang hingga 15-20 menit. Mereka memiliki stabilisasi, kamera resolusi tinggi, dan kemampuan untuk mempertahankan ketinggian. Mereka digunakan oleh fotografer dan blogger.
- Drone profesional dapat mengangkat beban. Mereka memiliki waktu penerbangan yang lama, stabilisasi yang berkualitas. Kamera memotret dalam resolusi hingga 8K. Banyak pilihan tersedia: drone dapat mengikuti operator, mengubah fokus kamera, terbang di sekitar objek tertentu. Jika remote kehabisan daya, perangkat akan kembali ke titik awal menurut data GPS.
- Drone balap dengan stabilisasi rendah, tetapi dengan motor yang bertenaga dan kontrol yang mudah. Model tersedia dengan kacamata, yang menyiarkan gambar dari kamera quadcopter. Perangkat ini memiliki desain modular, jadi jika Anda perlu mengganti bagian akan lebih murah untuk diperbaiki.
Quadcopter berbeda dalam jenis paket:
- RTF - menjual seluruh rangkaian aksesori yang diperlukan untuk bekerja dengan drone, termasuk remote control, baterai, pengisi daya.
- ARF - Quadcopter dijual tanpa dirakit. Ini agar memungkinkan untuk segera mengganti beberapa bagian dengan yang lebih kuat atau fungsional. Perangkat seperti itu cocok untuk pengguna drone yang berpengalaman.
Quadcopter mana yang harus dipilih
Tergantung untuk apa Anda membutuhkan drone tersebut. Karena quadcopter memiliki fungsi yang berbeda-beda, pilihlah model yang sesuai untuk tugas tertentu. Pemula yang ingin belajar menerbangkan quadcopter harus memilih model sederhana dengan bodi yang kokoh dan detail lainnya. Mereka yang suka melakukan trik membutuhkan mesin yang dapat bermanuver. Fotografer dan videografer mungkin lebih memilih drone dengan kamera resolusi tinggi dengan stabilisasi. Penggemar balap udara membutuhkan quadcopter dengan motor yang kuat.
Memilih quadcopter, perhatikan karakteristik seperti itu:
- Untuk pemula, lebih baik memilih drone dengan berat hingga 249 gram, karena undang-undang mungkin mengharuskan drone didaftarkan jika beratnya mulai dari 250 gram. Jika drone memiliki berat kurang dari 250 gram dan akan digunakan untuk tujuan komersial, maka diperlukan registrasi.
- Kemampuan terbang minimum adalah ketinggian 50m dan waktu pergerakan 5-7 menit.
- Kamera standar untuk pembuatan film adalah FullHD, untuk fotografer profesional lebih baik memilih resolusi 4K.
- Kontrol dengan remote control atau smartphone. Pilih cara yang paling nyaman untuk diri mereka sendiri. Navigasi GPS diperlukan untuk mengirim drone pada rute tertentu dan mengembalikannya kembali.
- Fungsi stabilisasi diperlukan agar quadcopter tidak terguling saat bermanuver, melayang ke samping, atau berlama-lama di satu tempat.
Meskipun Anda membutuhkan quadcopter untuk bekerja, ada baiknya membeli model yang tidak mahal. Jika tidak ada pengalaman dalam mengoperasikan peralatan semacam itu, ada kemungkinan besar drone akan rusak. Inilah sebabnya mengapa lebih baik belajar di drone yang paling sederhana dan kemudian membeli quadcopter universal atau profesional.