Pijat Thailand: apa itu, keanehan, perbedaan dari yang biasa
- 28.03.2025
Pijat Thailand adalah jenis pijatan, yang pertama kali mulai melakukan master di Thailand. Ini dikenal sebagai “Nuad Boran”, dan dikembangkan oleh para biksu lebih dari 2 ribu tahun yang lalu. Pijat tradisional ini menggabungkan unsur yoga, akupresur dan peregangan untuk menyeimbangkan kembali energi dalam tubuh. Ini sangat berbeda dengan pijat klasik, di mana klien menanggalkan pakaian dan berbaring di sofa. Dalam pijat Thailand tidak biasa tidak hanya tempat prosedurnya, tetapi juga teknik dan metodenya. Mari kita pertimbangkan fitur dan perbedaannya dari pijatan klasik.
Fitur pijat Thailand
Ketika klien datang ke pijatan seperti itu, mereka diminta untuk berbaring bukan di atas meja, tetapi di atas tikar besar di lantai. Tidak perlu membuka pakaian. Sang master menggunakan tangan, jari, siku dan terkadang kaki untuk melakukan gerakan yang berbeda dan memberikan tekanan pada tubuh klien. Dia juga dapat membantu melakukan peregangan dengan mengangkat dan menggerakkan lengan dan kaki. Klien juga melakukan latihan dan pose khusus yang meregangkan otot dan ligamen.
Pijat Thai membantu mengendurkan otot, meningkatkan fleksibilitas dan meredakan ketegangan.
Pijat Thailand menggunakan “Sen-Sip” atau “garis kehidupan” yang merupakan sistem saluran energi yang mirip dengan meridian dalam pengobatan Cina. Terapis pijat memberikan perhatian khusus untuk bekerja dengan titik-titik tertentu pada garis-garis ini untuk menghilangkan penyumbatan energi, meningkatkan sirkulasi dan mengembalikan keselarasan dalam tubuh. Ini adalah fitur penting dari pijat Thailand yang ditujukan untuk keseimbangan fisik dan energi secara keseluruhan.
Perbedaan antara pijat Thai dan pijat biasa
- Metode dan teknik. Pijat Thai melibatkan gerakan peregangan, tekanan dan bekerja dengan garis energi tubuh. Terapis pijat juga dapat meminta klien untuk melakukan latihan. Pijat biasa didasarkan pada teknik pijat klasik seperti tekanan, gesekan dan getaran, tidak termasuk peregangan dan gerakan aktif. Gerakan-gerakan tersebut dilakukan dalam aliran getah bening.
- Tempat. Pijat Thai sering dilakukan di atas tikar di lantai, dengan klien mengenakan pakaian yang nyaman. Pijat biasa dilakukan di atas meja pijat, klien telanjang dan ditutupi dengan handuk.
- Partisipasi klien dalam perawatan. Pijat Thai melibatkan partisipasi aktif klien dalam serangkaian latihan dan postur tubuh. Pijat konvensional biasanya tidak membutuhkan partisipasi aktif klien. Dia hanya berbaring dan menikmatinya.
- Tujuan dan Efek. Pijat Thai bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas, meredakan ketegangan, dan bekerja dengan energi tubuh. Pijatan yang teratur dilakukan untuk mengendurkan otot-otot, meningkatkan sirkulasi dalam tubuh.
- Pakaian. Selama pijat ala Thai, klien biasanya tetap mengenakan pakaian yang nyaman. Ketika pijat biasa diberikan, klien mungkin telanjang atau sebagian ditutupi dengan handuk tergantung pada preferensi.
Pijat ala Thai adalah cara yang tidak biasa untuk meningkatkan kesehatan dan suasana hati. Pijat ini membantu tubuh untuk mengendurkan otot-otot, menjadi lebih fleksibel dan seimbang. Pijat ala Thai cocok untuk mereka yang tidak hanya mencari pijat, tetapi juga perawatan yang memberi energi dan meningkatkan suasana hati.